Tags
article
(13)
beauty
(45)
beauty care
(21)
beauty tricks
(21)
blog
(1)
computer
(20)
diet
(4)
disease
(2)
entertainment
(1)
health
(40)
health articles
(24)
internet
(17)
lectures
(1)
make-up
(20)
money
(1)
news
(9)
photography
(15)
school
(2)
technology
(25)
tips and tricks
(1)
Total Views
Kamis, 04 Oktober 2012
Mengapa Virus Komputer Tak Ada Habisnya?
Mengapa Virus Komputer Tak Ada Habisnya?
Konsultan:
Alfons Tanujaya - detikinet | Selasa, 14/08/2012 13:23 WIB
Mengapa virus komputer tak ada habisnya?
Jawaban : [Vaksincom]
Jawaban : [Vaksincom]
Pertanyaan Anda cukup sulit dijawab. Ibaratnya kami harus menjawab, mengapa
penjahat/koruptor di Indonesia tidak ada habisnya. Ibarat kata pepatah ada gula
ada semut kira-kira hal itu bisa menganalogikan mengapa virus komputer tidak
ada habisnya.
Pada dasarnya, virus itu adalah program, sama seperti program game Angry Bird, program pengolah kata MS Word virus terdiri dari kode-kode pemorgraman. Program itu ibarat pistol, di tangan polisi ia akan digunakan untuk menjaga keamanan.
Tapi di tangan orang yang tidak bertanggung jawab ia akan digunakan untuk merampok Indomaret, mencuri motor atau sekadar dipamerkan untuk menakut-nakuti pengendara motor yang baru menyerempet mobilnya
Sedikit keluar dari topik, menurut pengamatan Vaksincom, virus di Indonesia pada masa kejayaan virus lokal 'rontokbro' dan kawan-kawan kebanyakan merupakan ciptaan anak muda yang baru belajar programming.
Belajar coding merupakan hal yang membosankan karena terdiri dari syntax-syntax yang kalau dibaca pacar Anda ditanggung dia akan ngantuk atau malah bosan dan ketiduran karena tidak mengerti.
Tetapi kalau dibuat sebagai virus, hal ini menjadi pembelajaran yang menarik dan para newbie (pemula) di dunia coding akan mendapatkan gambaran yang menarik bagaimana coding bekerja. Sebenarnya kalau hal ini dilakukan untuk kegiatan internal dan pada komputer sendiri saja harusnya tidak masalah.
Tetapi namanya juga anak muda, 'kalau bisa keren kenapa tidak beken? .. wong putus pacar saja dia buat virus :p.' Maka terjadilah penyebaran virus yang cukup marak waktu itu.
Dan konyolnya, hal itu menimbulkan persaingan kedaerahan, jadi kalau anak Bandung bisa buat virus Rontokbro, masa anak Ambon tidak bisa buat virus, maka keluarlah virus Ambon Manise, disusul daerah Manado, Jogja, Medan, Surabaya dan seterusnya. Hal inilah yang menyebabkan secara tidak langsung maraknya virus lokal pada saat itu.
Tetapi kalau meihat situasi hari ini, sebenarnya terjadi pergeseran motivasi. Kalau awal tahun 1990-2000-an pembuat virus motivasinya kebanyakan aktualisasi diri dan iseng-iseng jadi bencana. Maka sekarang pembuat virus sudah terorganisir dan memiliki motivasi mendapatkan keuntungan finansial.
Ambil contoh Roguew Antivirus (antivirus palsu) yang menipu korbannya bahwa komputernya terinfeksi virus yang sangat berbahaya, padahal hal tersebut tidak beanr. Tujuannya adalah supaya korbannya takut dan membeli antivirus palsu yang ditawarkan.
Rogue antivirus sampai hari ini masih eksis dan selalu bisa mengelaurkan varian dan trik baru setiap kali varian lama di deteksi oleh antivirus karena ditopang oleh tim yang terorganisir dengan dukungan keuangan yang kuat dengan dukungan keuangan yang kuat.
Pada dasarnya, virus itu adalah program, sama seperti program game Angry Bird, program pengolah kata MS Word virus terdiri dari kode-kode pemorgraman. Program itu ibarat pistol, di tangan polisi ia akan digunakan untuk menjaga keamanan.
Tapi di tangan orang yang tidak bertanggung jawab ia akan digunakan untuk merampok Indomaret, mencuri motor atau sekadar dipamerkan untuk menakut-nakuti pengendara motor yang baru menyerempet mobilnya
Sedikit keluar dari topik, menurut pengamatan Vaksincom, virus di Indonesia pada masa kejayaan virus lokal 'rontokbro' dan kawan-kawan kebanyakan merupakan ciptaan anak muda yang baru belajar programming.
Belajar coding merupakan hal yang membosankan karena terdiri dari syntax-syntax yang kalau dibaca pacar Anda ditanggung dia akan ngantuk atau malah bosan dan ketiduran karena tidak mengerti.
Tetapi kalau dibuat sebagai virus, hal ini menjadi pembelajaran yang menarik dan para newbie (pemula) di dunia coding akan mendapatkan gambaran yang menarik bagaimana coding bekerja. Sebenarnya kalau hal ini dilakukan untuk kegiatan internal dan pada komputer sendiri saja harusnya tidak masalah.
Tetapi namanya juga anak muda, 'kalau bisa keren kenapa tidak beken? .. wong putus pacar saja dia buat virus :p.' Maka terjadilah penyebaran virus yang cukup marak waktu itu.
Dan konyolnya, hal itu menimbulkan persaingan kedaerahan, jadi kalau anak Bandung bisa buat virus Rontokbro, masa anak Ambon tidak bisa buat virus, maka keluarlah virus Ambon Manise, disusul daerah Manado, Jogja, Medan, Surabaya dan seterusnya. Hal inilah yang menyebabkan secara tidak langsung maraknya virus lokal pada saat itu.
Tetapi kalau meihat situasi hari ini, sebenarnya terjadi pergeseran motivasi. Kalau awal tahun 1990-2000-an pembuat virus motivasinya kebanyakan aktualisasi diri dan iseng-iseng jadi bencana. Maka sekarang pembuat virus sudah terorganisir dan memiliki motivasi mendapatkan keuntungan finansial.
Ambil contoh Roguew Antivirus (antivirus palsu) yang menipu korbannya bahwa komputernya terinfeksi virus yang sangat berbahaya, padahal hal tersebut tidak beanr. Tujuannya adalah supaya korbannya takut dan membeli antivirus palsu yang ditawarkan.
Rogue antivirus sampai hari ini masih eksis dan selalu bisa mengelaurkan varian dan trik baru setiap kali varian lama di deteksi oleh antivirus karena ditopang oleh tim yang terorganisir dengan dukungan keuangan yang kuat dengan dukungan keuangan yang kuat.
(sumber : detikinet)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Pas ngampus tadi bahasannya tentang ini, iseng-iseng Ol posting ajah. semoga bermanfaat. Unified Modeling Language (UML) ...
-
Dandan makeup mata kucing Mungkin anda pernah mendengar bahwa garis di pinggiran mata akan membuat mata anda terlihat lebih kecil. ...
-
Berbinar dengan Riasan Mata Warna Pastel Kompas.com | Chic | Selasa, 6 September 2011 | 12:19 WIB Mata yang sayu atau berkesa...
-
Adenya olia dapet tugas dari sekolahan buat nyari artikel tentang definisi peralatan Informasi dan Komunikasi. Iseng-iseng, olia coba ...
-
12 Makhluk Mitologi dengan Wajah Cantik Namun Kejam dan Mematikan ini dia makhluk-makhluk legenda (mitos) yang diklaim mempunyai wajah ...
About Me
- Olia Narcissa
- Aceh, Indonesia
- Pastinya, saya manusia.

0 comments:
Posting Komentar