Tags

article (13) beauty (45) beauty care (21) beauty tricks (21) blog (1) computer (20) diet (4) disease (2) entertainment (1) health (40) health articles (24) internet (17) lectures (1) make-up (20) money (1) news (9) photography (15) school (2) technology (25) tips and tricks (1)

Total Views

Tampilkan postingan dengan label health articles. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label health articles. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 29 Desember 2012

Yang Terjadi pada Kulit Tiap Periode Usia


Yang Terjadi pada Kulit Tiap Periode Usia
Kompas.com | Christina Andhika Setyanti | Kamis, 22 November 2012 | 17:51 WIB


Semulus apa pun kulit Anda saat ini jika tidak dirawat dengan tepat pasti akan rusak dan tua sebelum waktunya. Seperti bagian tubuh lainnya, kulit wajah juga bisa mengalami penuaan dalam bentuk keriput dan kulit kering. Dr Oky E. Kartiwa, Medical Advisor Galenium Pharmasia Laboratories, mengungkapkan bahwa proses penuaan kulit ini tidak bisa dihentikan, namun hanya bisa diperlambat prosesnya dengan cara merawat kulit dengan tepat sejak dini.

"Selain memilih perawatan kulit yang tepat sesuai jenis kulit, sebaiknya Anda juga memilih produk yang sesuai dengan usia. Karena beda usia pasti beda kondisi kulitnya," ungkap Oky, saat peluncuran produk perawatan kulit di Jakarta, beberapa waktu lalu. Sebelum memilih produk perawatan kulit tertentu, ada baiknya untuk mengenali terlebih dulu kondisi kulit pada tiap periode usia.

Usia 20-25 tahun
Pada usia ini, kondisi hormon tubuh sudah seimbang. Keseimbangan hormon ini menyebabkan terkontrolnya produksi minyak di kulit. Usia ini merupakan usia keemasan kulit karena semua struktur kulit dalam kondisi prima, kolagen dan elastin kulit bekerja dengan baik sehingga kulit tampak kencang sempurna. Hanya saja ini bukan alasan untuk tidak merawat kulit wajah. Justru beberapa ahli kulit menyarankan untuk merawat kulit dari usia 20-an.

Usia 25-40 tahun
Orang yang ada di kisaran usia ini biasanya sedang menikmati masa-masa produktif bekerja. Aktivitas yang sangat padat, stres, make-up, dan pengaruh lingkungan yang dihadapi setiap hari, akan berkontribusi dalam proses perusakan kulit.

Di usia ini, vitalitas kulit juga sudah mulai menurun. Aktivitas kelenjar minyak di wajah mulai berkurang sehingga kulit akan terasa kering. Selain itu, fungsi kolagen dan elastin juga berkurang, dan menurunkan kemampuan kulit untuk mengikat air. Kulit kering akan mengakibatkan timbulnya garis-garis halus di wajah, dan membuat kulit terlihat kusam. 

Ketika menghadapi masalah ini ada baiknya untuk mulai merawat kulit dengan aneka produk yang melembabkan kulit. Penggunaan produk antiaging juga disarankan untuk mengatasi timbulnya garis halus.

Usia 40 ke atas
Ketika menginjak usia 40 tahun ke atas, kondisi kulit sebenarnya sudah mengalami penuaan dan keriput. Jumlah kolagen dan elastin dalam kulit menurun drastis. Selain itu, kemampuan kolagen untuk mengikat air sangat berkurang sehingga elastisitasnya memudar. Aktivitas kelenjar minyaknya juga berkurang sehingga kulit menjadi sangat kering.

Kadar Natural Moisturising Factor (NMF) dalam kulit juga berkurang sehingga berpengaruh pada semakin tegasnya garis-garis keriput di wajah. Berkurangnya kadar ini juga akan memengaruhi kekencangan kulit. Tipikal khas kondisi kulit di usia ini adalah mulai timbulnya pigmentasi pada kulit.
Jumat, 21 Desember 2012

3 Trik Mempertahankan Warna Asli Gigi Agar Tidak Kuning

3 Trik Mempertahankan Warna Asli Gigi Agar Tidak Kuning
Wolipop | Minggu, 02/09/2012 13:32 WIB


Gigi yang kuning tentu bisa mempengaruhi penampilan Anda. Bagaimana cara mempertahankan warna asli gigi agar tidak kuning atau menggelap?

Ketika Anda balita, warna asli gigi Anda putih. Ini dikarenakan warna gigi susu memang lebih putih dari gigi permanen. Gigi permanen yang menggangtikan gigi susu akan berwarna sedikit kekuningan. Seiring berjalannya waktu, Anda mulai mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang dapat mempengaruhi warna pada gigi.

Menurut seorang dokter kecantikan di New York, Amerika Serikat, Nancy Rosen ada tiga hal yang dapat Anda lakukan untuk mempertahankan warna atau membuat gigi tampak lebih bersih, dilansir dari Beauty High.

Makan Sayuran yang Renyah
Sayuran yang renyah seperti seledri dan wortel dapat membantu Anda menjaga warna gigi tampak putih lebih lama setelah memakannya.Hal itu karena, kotoran ikut terangkat ketika gigi mengigit sayuran renyah. Hindari banyak mengkonsumsi buah-buahan yang dapat menodai gigi, misalnya blueberry dan strawberry.

Jangan Langsung Sikat Gigi Setelah Makan
Dr. Rosen menjelaskan, setelah makan Anda harus menunggu minimal 30 menit sebelum menggosok gigi. Langsung menyikat gigi setelah makan hanya akan membuat noda makanan akan tercampur dengan email gigi dan membuatnya terlihat kusam.

Sesekali Putihkan Gigi
Ada beberapa cara memutihkan gigi, salah satunya adalah cara pemutihan gigi dengan strip. Metode ini hanya memerlukan waktu 30 menit untuk mendapatkan gigi yang tampak lebih putih. Dr. Rosen mencatat banyak pasiennya yang mengeluh nyeri gigi setelah melakukan metode ini. Ternyata setelah pori-pori pada gigi yang terbuka selama menggunakan Whitestrips tidak menutup secara bersamaan. Jadi tahan diri untuk makan dan minum selama 10 menit setelah pemakaian.
Kamis, 08 November 2012

Ternyata, jus seledri ampuh turunkan hipertensi



Ternyata, jus seledri ampuh turunkan hipertensi
Kamis, 9 agustus 2012 05:11 wib | Niken anggun nurani - okezone


Fakta bahwa asupan jus buah dan sayuran segar dengan diet sehat dapat menurunkan tekanan darah telah dikenal untuk waktu yang lama. Tetapi penelitian terakhir menunjukkan bahwa jus seledri menjadi obat alami untuk tekanan darah tinggi.

Tekanan darah adalah gaya yang diberikan oleh darah yang mendorong dinding arteri saat jantung memompa darah keluar. Jika tekanan naik di atas normal dapat menyebabkan banyak kerusakan pada tubuh anda. Hal ini dapat tiga kali lipat berisiko terkena serangan jantung, meningkatkan risiko stroke, dan dapat merusak ginjal dan mata, demikian dilansir wellsphere.

Meskipun berbagai jenis obat dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah, mereka memiliki berbagai efek samping seperti kelelahan, lemah, insomnia, tangan dan kaki dingin, batuk kronis, pusing, sembelit, sakit kepala, mulut kering, dan lebih banyak lagi.

Kemampuan seledri untuk mengurangi tekanan darah tinggi telah lama diakui oleh obat china. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minum jus seledri setiap hari selama satu pekan dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Fakta bahwa asupan sering jus buah dan sayuran segar dapat menurunkan tekanan darah telah dikenal untuk waktu yang lama, tetapi selalu dianggap bahwa tingginya asupan kalium, mineral dan antioksidan lainnya dalam jus yang melakukannya.

Seledri mengandung senyawa 3-n-butil-phthalide yang merenggangkan otot-otot di dinding arteri yang melebar dan memungkinkan darah untuk mengalir lebih bebas. Pthalides juga mengurangi hormon stres yang bisa menyebabkan pembuluh darah mengerut.

Rabu, 07 November 2012

Tinggi protein akibatkan penyakit jantung






Tinggi protein akibatkan penyakit jantung

Sabtu, 1 september 2012 16:25 wib | Niken anggun nurani - okezone


Sumber protein dapat kita peroleh dari berbagai jenis bahan makanan. Daging, dan telur adalah dua jenis bahan makanan yang mengandung protein dan paling mudah kita jumpai sehari-hari.

Namun tahukah anda bahwa terlalu banyak mengonsumsi protein dapat berakibat buruk pada kesehatan anda. Protein khususnya yang mengandung lemak jenuh dapat membahayakan kesehatan anda, karena meningkatkan resiko penyakit jantung.

Julie metos seorang ahli diet dari universitas utah menjelaskan, “protein mengandung kalori, jika anda mengonsumsi terlalu banyak protein dan tidak melakukan olahraga rutin, kalori tersebut akan disimpan sebagai lemak,” demikian yang dilansir foxnews.

Konsumsi tinggi protein juga tidak hanya berpotensi meningkatkan resiko penyakit jantung, namun juga memicu penyakit lain seperti kolesterol tinggi, asam urat, dan memberikan beban terlalu berat pada ginjal, sehingga dapat menyebabkan penyakit ginjal.



Selasa, 06 November 2012

Ketumbar, si mungil penurun gula darah


Ketumbar, si mungil penurun gula darah
Selasa, 18 september 2012 06:11 wib | Niken anggun nurani - okezone


Bosan mengonsumsi obat-obatan untuk mencegah ataupun mengatasi berbagai penyakit? Mungkin anda harus mencoba beberapa bahan alami berikut yang dipercaya ampuh mengatasi beberapa penyakit.

Pilihan obat alternatif memang sedang ramai diperbincangkan. Alami dan tanpa efek samping menjadi nilai plus bagi beberapa bahan makanan yang ternyata dapat membantu anda mengatasi masalah kesehatan tertentu.

Ketumbar misalnya. Bumbu berbentuk bulat kecil ini memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamur. Ketumbar juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat, dan meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh. Selain itu, ketumbar juga salah satu bahan penurun kadar gula.

Selain ketumbar, berikut beberapa bahan alami yang bisa anda gunakan untuk mencegah atau mengobati seperti yang dilansir everydayhealth.

Peterseli atasi hipertensi
sayuran yang biasa ada dalam sop ini punya kandungan antioksidan, vitamin a dan c, dan apigenin kimia, untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan membantu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Jahe sehatkan pencernaan
jika anda terkena diare, atau mual akibat masa kehamilan atau setelah operasi, jahe adalah pilihan yang tepat untuk mengatasi keduanya. Jahe punya anti-inflamasi yang kuat dan meredakan nyeri sendi.

Kontrol gula darah dengan kayu manis
si manis yang satu ini memang rasanya tidak manis. Namun, kayu manis punya antibiotik dan anti-inflamasi yang dapat membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti diare. Kayu manis juga dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah dan kolesterol jahat pada penderita diabetes tipe 2.

Bawang putih cegah kanker
bawang putih dikenal karena kemampuan penyembuhannya yang bisa mencegah kanker, memperlambat penyakit seperti flu, bahkan hipertensi.

Sinusitis, pakai daun salam
daun salam mengandung minyak canole. Studi menunjukkan bahwa menghirup minyak esensial dapat mengurangi peradangan dan penumpukan cairan di sinus. Selain itu, daun salam juga dapat mencegah penyakit jantung, mengobati arthritis, dan mendukung sistem kekebalan tubuh.

Senin, 05 November 2012

Kunyit, si kuning antikanker & antiinflamasi


Kunyit, si kuning antikanker & antiinflamasi
Selasa, 4 september 2012 17:59 wib | Niken anggun nurani - okezone


Rempah biasa digunakan dalam setiap masakan untuk menambah rasa lezat. Berbagai macam rempah dapat memperkaya rasa masakan yang berbeda. Di balik itu, ada rasa tersembunyi yang dapat meningkatkan kesehatan anda.

Mungkin anda tidak percaya bahwa rempah-rempah ternyata punya kandungan yang baik bagi kesehatan. Bahkan rempah-rempah lebih bermanfaat ketimbang obat-obatan yang mengandung bahan kimia.

Salah satu contoh rempah yang bermanfaat adalah kayu manis. Kayu manis terkenal dengan aroma dan rasanya yang khas. Selain itu kayu manis juga dapat membantu mengontrol tekanan gula darah dan kolesterol anda, demikian yang dilansir livestrong.

Rempah lain yang juga bermanfaat adalah kunyit. Si rempah kuning ini memberikan manfaat sebagai anti kanker dan anti inflamasi. Hebat bukan? Jadi tidak ada salahnya untuk mencoba rempah-rempah tadi. Bukan hanya sebagai penyedap masakan, namun juga sebagai obat alternatif tradisional yang lebih baik dari obat-obatan kimia.

Popular Posts

About Me

Olia Narcissa
Aceh, Indonesia
Pastinya, saya manusia.
Lihat profil lengkapku