Tags

article (13) beauty (45) beauty care (21) beauty tricks (21) blog (1) computer (20) diet (4) disease (2) entertainment (1) health (40) health articles (24) internet (17) lectures (1) make-up (20) money (1) news (9) photography (15) school (2) technology (25) tips and tricks (1)

Total Views

Tampilkan postingan dengan label disease. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label disease. Tampilkan semua postingan
Rabu, 31 Oktober 2012

Borderline personality disorder (bpd) sydrome


Borderline personality disorder (bpd) sydrome


Deskripsi
borderline personality disorder (bpd) adalah gangguan kesehatan mental yang menyebabkan ketidakstabilan emosional, yang berpengaruh terhadap perilaku mental dan stres. Seseorang dengan kondisi bpd akan merasa tidak berharga dan cacat secara fundamental.

Penyebab
seperti gangguan mental lainnya, penyebab bpd tidak sepenuhnya dipahami. Para ahli menyatakan mungkin faktor-faktor berikut nampaknya dapat berperan, yaitu meliputi:
  1. Genetika
  2. Faktor-faktor lingkungan
  3. Kelainan otak
Gejala
tanda dan gejala dari bpd dapat meliputi:
  1. perilaku berisiko, seperti mengemudi berisiko, seks yang tidak aman, perjudian atau penggunaan narkoba ilegal 
  2. Kesadaran perilaku destruktif, termasuk melukai diri sendirinya 
  3. Suasana hati berubah-ubah 
  4. Depresi 
  5. Kemarahan dan perilaku antagonis, kadang-kadang meningkat hingga perkelahian fisik 
  6. Kesulitan mengendalikan emosi 
  7. Merasa disalahpahami, diabaikan, sendiri, atau putus asa 
  8. Takut sendirian 
  9. Perasaan benci pada diri sendiri dan membenci diri sendiri

Pengobatan
pengobatan bpd mungkin termasuk psikoterapi, pengobatan atau rawat inap.
  • Psikoterapi
    psikoterapi adalah pendekatan pengobatan yang mendasar untuk bpd. Jenis psikoterapi yang telah terbukti efektif meliputi terapi perilaku, terapi kognitif, terapi mental dan terapi memfokuskan pikiran 
  • Pengobatan
    obat tidak dapat menyembuhkan bpd, tetapi dapat membantu masalah klinis yang terkait seperti depresi, gangguan impulsif dan kecemasan. Pengobatan mungkin termasuk antidepresan, antipsikotik dan obat anti-kecemasan.
     
  • Rawat inap
    kadang-kadang, penderita bpd mungkin membutuhkan lebih banyak perawatan intensif di rumah sakit jiwa atau klinik. Rawat inap juga dapat membuat anda aman dari pikiran mencederai diri atau bunuh diri.
 (sumber : Detik.health dari mayoclinic)

Selasa, 30 Oktober 2012

Schizotypal


Schizotypal


Deskripsi
Schizotypal adalah gangguan kepribadian yang membuat seseorang cenderung menjadi penyendiri. Penderitanya sangat cemas terhadap situasi sosial dan cenderung menyalahkan kegagalan sosialnya kepada orang lain.

Penderita schizotypal memandang dirinya sendiri sebagai orang asing atau orang buangan, dan isolasi ini menyebabkan rasa sakit hati karena menghindari hubungan dengan dunia luar.

Orang dengan kepribadian schizotypal bisa mengoceh aneh dan tanpa henti selama percakapan. Dirinya mungkin berpakaian dengan cara yang aneh dan memiliki cara yang sangat aneh melihat dunia di sekitarnya.

Penyebab
Pada masa remaja, tanda-tanda kepribadian schizotypal mungkin disebabkan karena meningkatnya minat dalam kegiatan soliter atau tingkat tinggi kecemasan sosial.

Gejala
Gejala gangguan kepribadian schizotypal meliputi:
  • Salah menginterpretasi peristiwa, termasuk perasaan bahwa peristiwa eksternal memiliki makna pribadi
  • Berpikir, keyakinan atau perilaku aneh
  • Kepercayaan pada kekuasaan khusus, seperti telepati
  • Perubahan persepsi
  • Emosi datar atau respon emosional yang tidak pantas
  • Kurangnya teman dekat di luar keluarga dekat
  • Gigih dan kecemasan sosial yang berlebihan

Pengobatan
Pengobatan untuk gangguan kepribadian schizotypal sering kali menggunakan kombinasi obat-obatan dan satu atau lebih jenis terapi:
  1. Obat-obatan
    Tidak ada pengobatan khusus untuk gangguan kepribadian schizotypal. Namun, dokter mungkin meresepkan obat antidepresan atau antipsikotik untuk membantu meringankan kondisi terkait, seperti kecemasan, depresi atau gangguan mood lainnya. Misalnya, obat resep seperti risperidone (risperdal) dan olanzapine (zyprexa) dapat membantu mengurangi pemikiran menyimpang.
  2. Psikoterapi
    Membangun hubungan saling percaya dengan terapis dapat membantu orang dengan gangguan kepribadian schizotypal mulai mempercayai hubungan interpersonal lainnya.
     
  3. Terapi perilaku
    Orang dengan kepribadian schizotypal seringkali perlu mempelajari keterampilan sosial dan perilaku yang spesifik.
     
  4. Terapi kognitif
    Jenis terapi ini dapat membantu orang dengan gangguan kepribadian schizotypal mengidentifikasi dan mengubah pola pikir terdistorsi. Sebagai contoh, jenis terapi dapat membantu orang dengan gangguan kepribadian schizotypal mengungkap ide tentang apa yang terjadi.
     
  5. Terapi keluarga
    Pengobatan dapat lebih efektif jika anggota keluarga terlibat. Mencari konseling profesional sebagai kelompok dapat membantu mengurangi atau pertempuran jarak emosional di rumah. Terapi keluarga juga dapat menawarkan orang yang terkena struktur dukungan dan dorongan dalam semangat.
 (Sumber: mayoclinic)

Popular Posts

About Me

Olia Narcissa
Aceh, Indonesia
Pastinya, saya manusia.
Lihat profil lengkapku